“Bupati PALI Arogan” Rakyat Ajari Etika.”Meritokrasi” yang mereka usung hanya ilusi belaka”

Perkembangan situasi Indonesia saat ini sedang dalam kondisi mencekam aksi-aksi demontrasi meluas keseluruhan tanah air, aksi yang semula damai berubah menjadi mencekam dan anarkais.

Seperti di provinsi sumatera selatan terjadwal akan terjadi pada Senin 1 September 2025 yang teragenda disimpang lima kantor DPRD Provinsi Sumsel sekiranya jam 1 siang esok hari, di kabupaten Pali juga tidak terlepas dari rencana aksi yang akan di koordinatori Oleh Aka Choliq Darlin selaku ketua Fakar Lematang Kabupaten Pali.

Saat dihubungi via selular Choliq sapaan akrabnya menyatakan aksi tersebut akan di gelar pada hari kamis 4 September 2025 dengan agenda 5 titik aksi untuk menyampaikan tuntutan masyarakat Pali dan pada Senin akan menyampaikan surat pemberitahuan keMapolres Pali.

“Iya kita akan lakukan aksi damai sebagai bentuk solidaritas kita dengan kawan kawan daerah lain yang tujuannya untuk mengingatkan Pemimpin kita supaya Bupati dan Wakil Bupati tidak Arogan baik dalam bertutur kata ( menjaga lisan ) serta Dalam pengelolaan anggaran dan menempatkan pejabat sesuai kemampuan dan keilmuannya”. Jelas Choliq yang juga menjabat sebagai ketua Umum Fakar Indonesia.

Choliq juga menambahkan “Kita akan ajari Pimpinan kita bagaimana cara bersikap layaknya seorang pemimpin, jangan Arogan, banyak hal yang tak biasa terjadi hari ini “Meritokrasi” yang mereka usung hanya ilusi belaka”.

Dari data bps 2024 19 ribu lebih jumlah rakyat miskin di kabupaten PALI
Tapi pemerintah Kabupaten PALI malah belanja mobil Dinas capai 12 Milyar lebih di awal Tahun 2025 untuk mobil Dinas Bupati Asgianto ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji,hal Ini melukai hati rakyat Kabupaten PALI

Bila total 12 Milyar di bagi dari 19 ribu lebih rakyat miskin di kabupaten PALI akan mendapatkan satu kepala 600 ribu lebih, manfaatnya akan terasa untuk masyarakat yang membutuhkan.

Angka 600 ribu untuk satu kepala dapat di berikan berbagai bentuk bantuan, semacam seragam sekolah modal usaha,dan katagori bantuan lainya yang lebih bermanfaat, ungkapnya.

Dan juga terkait program Meritokrasi Bupati PALI Asgianto ST dan Iwan Tuaji bukannya terbukti malah sebaliknya.

Seperti pengangkatan Arselly Putri Leani SH, sebagai manager hotel Srikandi, bukan rahasia umum bahwa Arseli keponakan Kandung bupati Asgianto

Hal ini sudah jelas aturannya mengarah ke pada perbuatan KKN lebih jelas NEPOTISME

Ini Pemerintah dan Asgianto seorang Bupati,jadi perlu tau satu hal, ini bukan aturan perusahaan yang milik perorangan.

Seorang Bupati adalah utusan rakyat untuk memimpin secara adil bijaksana bukan arogan dan hanya mementingkan kroninya saja,tegas Akha.

“Tuntutan kita ada tiga poin :

  1. Bupati dan Wakil Bupati jangan Arogan.
  2. Usut tuntas dugaan korupsi di Pali.
  3. Stop Fee Proyek yang sudah menjadi
         rahasia umum.

Jumlah masa yang akan hadir di perkirakan antara 2000-5000 orang.
Kami juga mengajak seluruh LSM, OKP jika ingin ikut ambil bagian dalam memperjuangkan keadilan di kabupaten Pali dan segera daftar list kesekretariat Fakar Lematang jalan Provinsi Pali – Prabumulih Desa Raja Kec. Tanah Abang.” lanjut ketua Fakar Lematang itu.

“Kita lihat pada hari kamis nanti, jika tuntutan kita tidak ada kejelasan bukan tidak mungkin aksi yang lebih besar akan kita lakukan, jika pemerintah tidak pekah terhadap kebutuhan dan tuntutan masyarakat maka sebaiknya jangan jadi pemimpin” tutupnya dengan nada lantang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *