
Pemimpin Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan saat ini Bupati Asgianto ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji mengKlaim bahwa banyak program mereka telah berhasil di salurkan kepada masyarakat di awal kepemimpinannya menjadi sorotan publik.
“Di lain sisi Bupati Asgianto ST mengKlaim di banyak media bahwa program saat ini adalah warisan dari pimpinan sebelumnya yaitu Bupati Heri Amalindo.
Bupati Asgianto juga yang mengatakan di banyak media bahwa program mereka baru berjalan di APBD-P perubahan berkisar pengujung Ahir Tahun 2025.
Ketiga pernyataan itu menuai sorotan publik, loh kok tiga alasan yang berbeda, ini agak lucu, ungkap Hadi Prasmana, S. Kom, Aktifis (AP3)
Adapun program program yang di Klaim Bupati PALI Asgianto ST adalah sebagai berikut:
Di sektor kesehatan, yakni Warga bisa berobat gratis hanya menggunakan E KTP dan KK, dengan mendapatkan Fasilitas gratis yakni Ruang IGD dan Ruang Rawat Inap.
Sektor Pendidikan, kami memberikan baju seragam dan perlengkapan kepada siswa secara gratis.
Sektor Agama disini memberikan Insentif untuk Guru Ngaji dan Marbot bekerja sama dengan BKPRMI.
Sektor Infrastruktur, disini Pemkab PALI telah menerangi seputar kecamatan, dengan memberikan Lampu Penerangan di Jalan.
Bukan itu saja, Pemkab PALI telah memberikan bantuan rumah layak huni, dengan memperbaiki rumah dan membangun rumah bagi warga berpenghasilan rendah, sebanyak 230 perbaikan rumah tidak layak huni dan 30 bangun rumah baru.
Menurut saya, Dari beberapa program tersebut ternyata sudah lama ada dan terlaksana di jaman bupati terdahulu hingga akhir masa jabatannya dan banyak program di tahun 2025 ini adalah hasil dari buah pikiran beliau, ungkap Aktifis mudah yang biasa di sapa Ijal ini.
“Jadi menurut saya,janganlah seolah mengklaim bahwa yang baik di anggap keberhasilan bupati Asgianto ST dan jika yang buruk di anggap hasil warisan Heri Amalindo.
Seorang pemimpin yang bijaksana itu haruslah lebih berfikir dewasa, saya mengingatkan bahwa Asgianto ST sekarang itu pemimpin publik, Bupati PALI bukan pemimpin perusahaan, harus dapat dibedakan.
Kabupaten PALI ini bukan milik pribadi tapi milik seluruh masyarakat PALI, Ingat seorang Bupati itu adalah sosok ayah dari masyarakat PALI, jadi berlakulah seperti ayah memberikan contoh yang baik, tutupnya.
